Perawan Siswi SMP ‘Anyor’ di Pantai Malalayang

MANADO — Apes menimpa Jingga (13) -disamarkan-. Betapa tidak, niat awal memadu kasih dengan sang pujaan hati berinisial CM alias Chris (16), sambil menikamti desiran ombak di pantai Malalayang, justru berakhir pilu.

Siswi SMP ini harus merelakan kesuciannya direnggut paksa YO alias Yodo (20-an), warga Kelurahan Manibang, Kecamatan Malalayang, Sabtu (9/9) lalu sekira pukul 22.00 Wita, namun baru terungkap saat ini.

Informasi yang dihimpun, petaka itu bermula saat siswi SMP ini sedang berduaan di bibir Pantai Malalayang, Kelurahan Malalayang Dua. Entah apa pemicunya, suasana yang awalnya dipenuhi dengan kemesraan, mendadak berubah menjadi adu mulut.

Saat sedang cek-cok, tiba-tiba muncul pelaku Yodo bersama dua rekannya Zulkifli dan Luis. Tanpa banyak tanya, mereka langsung menganiaya Chris. Merasa terancam, Chris pun langsung lari meninggalkan lokasi kejadian, sambil dikejar oleh Zulkifli dan Luis.

Sementara pelaku Yodo menarik korban berpindah dari tempat itu. Celakanya, saat situasi sedang sepi, Yodo kemudian merayu korban untuk melayani nafsu bejatnya. Awalnya, korban menolak, namun karena terus dipaksa sambil dijanjikan akan memacari korban, gadis malang ini pun merelakan pakaiannya dilucuti pelaku.

Saat korban sudah bugil, pelaku pun langsung mengeluarkan ‘burung bajingannya’ dan merenggut kesucian korban. Celakanya, usai melampiaskan nafsu bejatnya, pelaku Yodo meninghalkan korban di lokasi kejadian dan melarikan diri. Peristiwa itupun nanti terungkap, ketika korban Chris melaporkan kasus penganiayaan yang dialaminya ke pihak berwajib, Senin (11/9).

Setelah diintrogasi, korban Jingga mengaku kalau ia telah disetubuhi oleh pelaku Yodo. Tidak terima dengan perbuatan pelaku, orang tua Jingga berinisial PR (42), langsung membuat laporan resmi di Polresta Manado.

Mendapatkan laporan tersebut, Tim Paniki Rimbas I di bawah pimpinan Aipda Jemmy Mokodompit langsung melakukan pengejaran pelaku. Alhasil, dua pelaku penganiayaan bernama Zulkifli (26), dan Luis (16) keduanya warga Kelurahan Malalayang Dua, Kecamatan Malalayang, berhasil ditangkap saat berada di rumah mereka masing-masing, Senin (11/9) malam. Selanjutnya kedua pelaku digiring ke mapolresta Manado, sementara pelaku Yodo sampai saat ini masih dalam pengejaran.

Kasubag Humas Polresta Manado AKP Roly Sahelangi, mengatakan untuk laporan ada dua. “Dua pelaku penganiayaan sudah ditangkap tim Paniki, sementara untuk korban pencabulan sudah buat laporan dan pelakunya masih dalam pengejaran tim lapangan,” pungkas Sahelangi. (ndy)

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.