Perkuat Advokasi KKBPK Dengan Media Below The Line

 

MANADO—Bidang Advokasi Penggerakan dan Informasi (Adpin) BKKBN Sulut menggelar pertemuan Forum Koordinasi dan KIE Below The Line program KKBPK se-Sulut, akhir pekan lalu, di Hotel Gran Puri Manado. Para kepada SKPD KB kab/kota dan kepala bidang terkait dihadirkan untuk menyatukan persepsi cara advokasi dan KIE (Komunikasi, Informasi, dan Edukasi).

Kepala Perwakilan BKKBN Sulut Nerius Auparay mengatakan peran pengelola, khususnya di bidang Advokasi, sangat menentukan penggarapan program KKBPK. “Posisi pengelola di Advokasi sangat strategis dalam mengadvokasi pemangku kepentingan dan KIE kepada masyarakat untuk menyampaikan bahasan pesan program KKBPK,” kata Auparay.

Menurutnya, Advokasi dan KIE Below The Line adalah salah satu konsep dasar revoluasi advokasi dan KIE yang merupakan perubahan fundamental dalam advokasi dan KIE KKBPK. Model Below The Line ini memiliki empat aspek. Yakni perubahan dalam pendekatan dan strategi dari media lini atas ke lini bawah (below the line); perubahan mind set dan spirit segenap aktor komunikasi bahwa semua pegawai BKKBN adalah actor komunikasi dan agen perubahan dalam program KKBPK; perubahan media baru digunakan untuk membentuk jaringan sosial antara BKKBN dengan masyarakat terutama remaja; serta perubahan isi pesan dengan fokus pada kampanye 4 Terlalu GenRe; 8 fungsi keluarga; sosialisasi tagline ‘2 Anak Cukup’, dan penggunaan MKJP.

“Tujuannya untuk menpercepat tercapainya kondisi antara kuantitas dan kualitas penduduk dengan daya tampung lingkungan. Pelayanan KB juga perlu disusun dalam upaya untuk mengitegrasikan muatan kearifan lokal seperti penggunaan Bahasa dan tokoh lokal,” kata Auparay.(baz)

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.