PHBI Sulut Tarawih Keliling di Masjid Polda

MANADO — Pengurus Hari-hari Besar Islam (PHBI) Sulawesi Utara menggelar tarawih keliling, di Masjid Al-Jihad, Komplek Kepolisian Daerah Sulut, Jumat (16/6) malam. Salah satu agenda Ramadan 1438 H ini dihadiri sejumlah pengurus PHBI Sulut dipimpin Ketua Umum Hi. Syahrul Poli.

Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Mabes Polri Brigjen Pol. Bacharuddin Djafar dalam tausiyah kuliah tujuh menit (Kultum) menyentil soal kewajiban manusia mementingkan ruh atau rohani dibandingkan kepentingan jasad.

Salah satu da’i Mabes Polri ini mengatakan ruh berasal dari langit, makanannya dari langit, dan akan kembali juga ke langit. Sedangkan jasad itu berasal dari tanah, makanannya tumbuh dari tanah, dan juga nanti kembalinya ke tanah.

“Ruh itu makanannya iman. Dan, iman itu harus selalu mengisi ruh. Manusia kalau tidak punya iman, maka dia lebih buruk dari binatang,” ujar Djafar.

Dan, sebagai pemberi siraman dan penjaga iman adalah ulama. Makanya, tambah jenderal asal Sulsel itu, siapa pun umat Islam harus selalu memuliakan ulama. “Ulama itu tempat rujukan, ulama sebagai tempat bertanya. Termasuk kami polisi ini, selalu kami bertanya kepada ulama untuk tugas-tugas tertentu,” kata mantan Dirintelkam Polda Sulsel itu.

Sementara Syahrul Poli mengatakan, tarwih keliling di Polda Sulut ini merupakan rangkaian buka puasa yang digelar keluarga besar Polda Sulut, yang digelar sore sebelum tarwih.

“Waktu kami audensi dengan Pak Kapolda (Irjen Pol. Bambang Waskito), beliau minta safari Ramadan itu harusnya dari buka puasa sampai tarwih. Kata beliau, ‘Kok, setelah buka puasa langsung sunyi. Mestinya lanjut salat tarwih’,” kata Syahrul mengutip pernyataan Kapolda.

Turut hadir dalam tarwih keliling itu, Wakapolda Sulut Brigjen Pol Refdi Andri, sejumlah direktur dan pejabat teras Polda Sulut, para Kapolres, Kakanwil Agama Sulut Hi. Suleman Awad, penasehat PHBI Sulut Hi. Amin Lasena, Kakandepag Bitung Hi. Ulyas Taha, serta sejumlah pengurus.(baz)

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.