Pilakada Talaud Memanas, Jalur Independen Laris Manis

TALAUD – Sekira 171 daerah kabupaten/kota di Indonesia akan menggelar pemilihan kepala daerah (Pilkada) Serentak pada 27 Juni 2018. Termasuk Kabupaten Talaud. Di  Talaud khususnya, tensi politik pada ajang pilkada ini sudah mulai memanas. Sejumlah figur bakal calon (Balon), baik bupati maupun wakil bupati sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

Ini terlihat dibeberapa media sosial dan baliho-baliho yang diposting dan dipasang di sejumlah kota dan kampung, untuk menarik minat warga.  Diketahui tidak seperti sebelumnya seiring dengan berubahnya aturan Pilkada yang harus memenuhi kuota 4 kursi parlemen sebagai syarat usungan kandidat. Nah di Kabupaten Talaud, tidak satu partaipun yang mempunyai 4 kursi parlemen. Sehingga diperlukan koalisi untuk mengusung calon bupati dan wakil.

Pantauan media ini, sejumlah besar calon  kayaknya  lebih memilih jalur perorangan (Independen) dibanding mencari partai pengusung. Karena diketahui selain memerlukan kos politik lebih besar,  juga  rumit dalam penyediaan pemberkasan. Belum lagi persoalan syarat utama pada internal partai pengusung yang harus dipenuhi oleh pihak kandidat yang diusung.

Hal inilah yang membuat calon akan bersaing ke jalur perorangan. Walaupun nantinya akan ada perubahan karena partai-partai yang memenuhi syarat mengusung akan merapat ke kandidat. Artinya partai pengusung dan kandidat tersebut telah mencapai kesepakatan bersama.
Menanggapi hal ini, Ketua KPUD Talaud Rahma Zakawerus mengatakan dirinya mengakui kalau sementara ini sejumlah besar calon masih memilih jalur independent atau perorangan ketimbang merebut partai pengusung,” jelas Zakawerus. (man)

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.