Polda Proses Dugaan Penipuan Sewa MCK Pasar Bersehati

pasang slot online slot slot gowd

MANADO – Kasus dugaan penipuan terhadap korban Abdulgani Tamimu (41), tengah dikembangkan Polda Sulut. Berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/667/VIII/2017/Sulut/SPKT tanggal 28 Agustus 2017, terlapornya adalah petinggi PD Pasar, AFK alias Keintjem.

Tamimu berharap, laporannya dapat diproses sesuai kerugian yang dialaminya. “Saya berharap kasus ini terus berlanjut dan kami meminta Polda Sulut mengusut tuntas kasus ini hingga dilimpahkan ke Kejaksaan,” katanya melalui pesan singkat, kemarin.

Sementara itu, pelaksana harian (Plh) Humas Polda Sulut AKBP Soleman Dai menjelaskan, kasus ini masih dikembangkan. Itu sesuai dengan bukti dan keterangan yang diajukan pelapor.

“Setiap laporan yang masuk akan ditindaklanjuti secara sesuai dengan aturan dan mekanisme menurut undang-undang,” jelasnya.

“Pihak Polda Sulut tidak akan pernah memandang bulu dalam pengusutan kasus ini. Sebab, setiap warga negara patut mematuhi hukum yang berlaku,” sambung Soleman menegaskan.

Diketahui, pada medio Februari 2017, tejadi kesepakan antara korban dan terlapor.  Isinya, pelapor menjanjikan pengelolaan tempat Mandi Cuci Kakus (MCK), selama satu tahun.

Perjanjian itu diteruskan oleh korban, dengan menyerahkan uang secara bertahap Rp110 juta, dan 100 juta. Kontrak dengan total Rp220 juta itu, dilanjutkan dengan penandatanganan kedua belah pihak.

Namun dalam surat tanda terima, malah tercantum empat unit sepeda motor merek viar 200 cc dan dua unit CCTV. Padahal, pelapor menyerahkan uang sebagai tanda perjanjian kontrak sebaliknya bukan sepeda motor maupun CCTV.

Setelah beberapa bulan kemudian, pelapor kembali mempertanyakan terkait pengelolaan MCK sesuai dengan kesepakatan perjanjian sewa yang ada. Korban pun melapor ke Polda Sulut, lantaran terlapor terkesan mengabaikan perjanjian tersebut. (air)

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.