Polda Ringkus 6 Terduga Pengedar Narkoba, Begini Kronologi Penangkapan

MANADO — Peredaran sabu dan ganja di Kota Manado diberantas Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sulut. Terbaru, enam orang dibekuk dalam waktu dan tempat berbeda. Mereka adalah l FW (49), MRL (48), AH (40), FS (32), SP (33), kelimanya warga Kota Manado dan MM (27), warga Kabupaten Minahasa Utara (Minut).

Terbongkarnya kasus ini berdasarkan laporan warga kepada polisi. Awalnya petugas menangkap FW dan RML di parkiran timur Grand Central Kawanua, Kecamatan Mapanget, Selasa (25/7), sekira pukul 10.30 Wita. Dari dua tersangka ini, petugas mendapati barang bukti sabu dan ganja masing-masing 1 paket, yang menurut pengakuan keduanya, diperoleh dari AH.

Pengejaran dilanjutkan, dan menangkap AH dan FS pada hari yang sama sekira pukul 20.00 Wita. Keduanya bekuk di parkiran minimarket Alfamidi Kelurahan Paniki, Kecamatan Mapanget. Barang bukti ditangan AH, yakni satu paket masing-masing sabu dan ganja.

Sementara ditangam FS, didapati 1 paket ganja. FS mengaku, sabu didapatkan dari MM, sedangkan ganja dari SP. Dari pengakuan itu, pengejaran dilakukan Rabu (26/7) sekira pukul 00.30 Wita. Tim yang dipimpin AKBP Denny Palit terus melakukan meringkus MM beserta 1 paket sabu, di TKP yang sama dengan penangkapan sebelumnya, yakni di Alfamidi Kelurahan Paniki.

Tim lalu menggeledah rumah MM di Perum Mapanget Griya II, Kecamatan Talawaan, Minut, dan berhasil menyita barang bukti 6 paket sabu siap edar, yang ditemukan di dalam kamarnya. Dari pengakuan MM, sabu tersebut milik RH, warga binaan Lapas Tuminting.

Berkat kerja keras dan tak kenal lelah, tim akhirnya juga berhasil menciduk SP, Rabu (26/7), sekitar pukul 08.00 WITA, di wilayah Kecamatan Tuminting. Saat menggeledah rumah SP, tim mendapati bungkusan koran berisi daun ganja kering di dalam kardus sepatu, yang tersimpan di dalam lemari ruang tengah.

SP mengaku, ganja tersebut didapatnya dari seseorang di Ternate, Maluku Utara. Ditambahkannya, ganja sebagian telah habis terpakai dan diedarkan, salah satu pembelinya yaitu FS.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Ibrahim Tompo menegaskan, penangkapan tersebut merupakan bukti nyata komitmen Polda Sulut dan jajaran dalam memberantas peredaran serta penyalahgunaan narkotika. “Para tersangka sudah diamankan di Mapolda Sulut, dan diproses lebih lanjut,” terangnya, Selasa (1/8), kemarin.

Tompo menambahkan masing-masing tersangka, diancam dalam UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dalam pasal yang berbeda. “Kasus ini masih dalam pengembangan lanjut,” pungkasnya. (air)

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.