Polemik Pembangunan KFC Tondano, Ini Sorotan KNPI Minahasa

TONDANO – Proses pembangunan Kentucky Fried Chicken (KFC) di Tondano ternyata menuai pro dan kontra di tengah masyarakat. Sebabnya, pengurus KNPI Minahasa menyayangkan pemerintah daerah terkesan ‘cuci tangan’ dalam menyikapi pembangunan KFC tersebut.

“Kami lihat masalah ini, yang dipersoalkan bukan KFC-nya. Tetapi mekanisme serta regulasinya tidak jelas. Dan kami menyayangkan kalau ada statement pejabat yang mengatakan bahwa pembgunam KFC sudah sesuai prosedur,” kata Ketua DPD KNPI Minahasa Theo Umbas didampingi Sekretaris Edwin Pratasik, Sabtu (16/9).

Lanjutnya, KNPI Minahasa pun mempertanyakan beberapa hal terkait masalah tersebut. Pertama, pertama apa lokasi ini tidak melanggar aturan? Kedua, apa payung hukumnya sudah ada? Karena ini lahan pemerintah daerah milik pribadi. Ketiga, apa tidak merusak fasilitas umum?

“Ini kan jelas ada pelanggaran hukum. Karena telah menutup jalan umum dan merusak kantor Kesbangpol Minahasa. Serta menutupi akses jalan ke Kantor Kelurahan Liningaan. Makanya,  kami menyayangkan kalau pemerintah daerah tidak tahu aturan dan membuat masyarakat bingung. Kami juga heran terkesan kritik dan masukan kami seolah karena kami tak mendukung pemerintah daerah. Bukan begitu. Kami bukan tak mendukung pemerintah daerah untuk pembangunan di Minahasa. Tetapi yang kami sayangkan banyak pihak tidak tahu. Karena itu, kami berharap supaya pembangunan KFC harus transparan,” tuturnya.

Selain itu, katanya, patut dipertanyakan juga soal kepemilikan usaha waralaba tersebut. Apakah ini milik pribadi atau pemerintah daerah?

“Kami berharap ada perhatian dari wakil rakyat Minahasa untuk polemik KFC yang sudah sangat mengganggu kenyamanan masyarakat. Jadi sekali lagi bukan KFC yang kami persoalkan tapi lokasinya. Silahkan cek di Dinas Lingkungan Hidup soal jarak untuk pembangunan. Apa bisa di sepadan sungai? Ini saja sudah pelanggaran. Kami mendesak supya semua pihak terkait untuk turun tangan,” harapnya.

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.