Polisi Ringkus Oknum Ketua LSM Talaud

pasang slot online slot slot gowd

TALAUD — Oknum ketua LSM Garda Tipikor Sulut Kabupaten Talaud, DHT alias Ato (42) diringkus personil Satuan Reskrim Polres Talaud, lantaran diduga telah melakukan pemerasan. Menariknya, Ato diringkus lewat operasi tangkap tangan (OTT) di kompleks Pelabuhan Lirung. Penangkapan terhadap Ato bermula dari laporan korban Jekli Manein (43) warga Desa Dalum Kecamatan Salibabu, yang kesehariaannya adalah kontraktor. Kapolres Talaud AKBP Hendra Sukaca SSos menuturkan, dalam aduannya, korban mengaku telah diperas pelaku. “Tersangka mengatasnamakan Kejati Sulut dan Tim Tipikor Polda Sulut, kemudian menakuti-nakuti korban,” kata Sukaca. Untuk memuluskan aksinya, pelaku mengatakan kalau proyek pekerjaan korban bermasalah. “Dengan alasan itu kemudian pelaku meminta uang secara berulang kali,” terangnya sembari menegaskan, tersangka akan dikenakan pasal pemerasan dengan hukuman kurungan di atas enam tahun. Sementara itu, Kasubag Humas Iptu Stenly Sarempa menambahkan, aksi korban bermula April lalu dimana tersangka menemui korban Jekli di Melonguane dan menyampaikan bahwa telah ada laporan di Kejati Sulut mengenai masalah pembangunan SMA Bitunuris yang mana korban bertindak sebagai kontraktor. “Selang beberapa hari pelaku menghubungi korban dan meminta uang 40 juta, namun korban hanya mampu memberi 15 juta,” beber Sarempa. Lanjutnya, Selang satu minggu kemudian, pelaku beraksi lagi dengan meminta uang Rp6 juta dengan alasan untuk menemui tim dari Kejati Sulut. “Permintaan kedua tidak diiyakan korban dengan alasan tidak punya uang lagi,” ujarnya. Meski demikian, bukan berarti pelaku menghentikan aksinya. Terbukti, Sabtu 13 Mei lalu, pelaku kembali menghubungi korban dan meminta uang Rp5 juta. “Kemudian pada tanggal 17 Mei 2017, ia (pelaku, red) kembali menelpon korban mengatasnamakan Tim Tipikor Polda Sulut, dan meminta uang 10 juta, namun baru disanggupi korban 1 juta,” urainya. Merasa curiga, korban pun mengadukan hal ini ke pihak berwajib yang kemudian berhasil meringkus pelaku dalam OTT. “Dalam OTT itu, kita mengamankan Babuk (barang bukti) berupa uang sejumlah 1 juta terdiri dari pecahan 100 ribu 10 lembar, HP Samsung,  2 buah kartu sim dan 1 buah ID Card bertuliskan Ketua Garda Tipikor Sulut,” tandas Sarempa. (wan)

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.