Polres Banyak Pelangggar Lalu Lintas

 

TONDANO—Polres Minahasa menggelar operasi samrat 2017 sejak 9 Mei 2017 lalu., Operasi yang akan berlangsung hingga 22 Mei mendatang ini, melibatkan satuan POM TNI di Kodim 1302 Minahasa, inas Perhubungan Minahasa serta Samsat Tondano. Operasi ini telah digelar di beberapa titik.

Untuk Tondano, dipusatkan di jalan boulevard serta Taman God Bless. Sedangkan di luar Tondano, dipusatkan di Kecamatan Langowan serta Kawangkoan. Kapolres Minahasa AKBP Syamsubair SIK MH lewat Kasat Lantas AKP Rudy Reppi SSos mengatakan, dalam operasi beberapa hari ini, pihaknya mengandeng sejumlah instansi terkait.

”Untuk Minahasa kami menamakan kegiatan ini operasi samrat terpadu. Ini pertama di Sulut, di mana kita mengabungkan seluruh instansi terkait di antaranya POM TNI, Dinas Perhubungan Minahasa, Samsat Tondano serta provost Polres Minahasa dengan jumlah personel 60 orang. Digelar selama dua sampai tiga jam perhari,” ujarnya.

Operasi Samrat 2017 ini, lebih tertuju pada tindakan pelangaran berupa kelengkapan surat kendaraan baik STNK, SIM, serta BPKB. Pelangaran lainnya yakni pengendara yang tidak memakai helm, dan kendaraan yang tidak layak jalan. “Pelaksanaan hari ini (kemarin) sedikit berbeda dengan operasi sebelumnya. Di mana ketika pengemudi didapati melanggar aturan karena tidak adanya SIM serta surat kendaraan maka kami menganjurkan untuk segera membuatnya di kendaraan pelayanan yang sudah disiapkan, baik untuk pembuatan SIM, STNK juga BPKB,” lanjut kasat.

Dalam operasi ini terdapat banyak pengendara yang melanggar aturan. Di antaranya mobil yang mengangkut bahan melampaui kapasitas, serta kendaraan yang bukan angkutan umum dipakai memuat penumpang, tidak menggunakan helm, kendaraan sepeda motor yang sudah tidak sesuai lagi dengan bawaan pabrik, serta pelanggaran lainya.

“Pelangaran seperti ini yang mau kita imbau kepada masyarakat. Karena inipun akan membahayakan pengendara lainnya. Tujuan utama operasi ini untuk menekan angka kecelakaan lalulintas dan memberikan edukasi dan pelayanan prima kepada masyarakat pengguna jalan,” tambah Repi.

Selama operasi ini ditilang sebanyak 207 pengendara, teguran 49, dengan kendaraan roda dua 162, roda empat 45, dan barang bukti SIM 134, STNK, 50 untuk ranmor. Sedangkan kejadian lakalantas nihil. Kendaraan bermotor merupakan pelanggar tertinggi dengan jumlah 162 dalam sepekan. (inf)

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.