Pria Likupang Tewas Usai Ditebas di Kepala dan Wajah

MANADO — Isak tangis keluarga akhirnya tidak terbendung ketika mengetahui Anthon Loway (35), warga Desa Rinondoran, Kecamatan Likupang Timur, Kabupaten Minahasa Utara, menghembuskan nafas terakhir saat dalam perawatan medis di RSUP Kandou Manado, Kamis (6/7) pagi, sekira pukul 07.25 Wita.

Diketahui, pria naas ini terbaring kaku dengan luka tebasan dalam kondisi menganga di wajah kiri serta kepala. Informasi yang dirangkum Indo Post, sebelum dilarikan ke rumah sakit, lelaki malang itu ditemukan warga dalam kondisi tidak sadarkan diri dengan bersimbah darah.

Korban ditemukan di semak-semak di pinggir jalan Desa Rinondoran, Kecamatan Likupang Timur, Kabupaten Minahasa Utara, Minggu (2/7) sekira pukul 04.00 Wita (dini hari).

Kapolsek Likupang, Iptu Hendrik Rantung, saat ditemui di ruangan pemulasaran, ikut membenarkan kabar tersebut.

Dikatakannya, sekira pukul 01. 00 WITA, korban pergi ke rumah pamannya yang tidak jauh dari rumahnya.

“Saat pamannya sudah masuk kamar untguk tidur, korban masih duduk di teras rumah,” tutur Rantung sembari menyebutkan, setelah itu, sang paman sudah tidak lagi mengetahui keberadaan korban.

Lanjutnya, sekira pukul 04.00 WITA, keluarga mendapat informasi bahwa korban sudah tergeletak di tepi jalan dengan luka menganga di pipi dan kepala.

“Kasusnya masih sementara kami dalami, termasuk siapa pelakukanya, sementara ini dalam pencarian,” bebernya.

“Saat ini juga petugas terus mengumpulkan data di sekitar lokasi kejadian, semoga pelaku cepat diketahui,” tambahnya.

Disatu sisi, pihaknya juga berharap kerja sama dari masyarakat, agar memberikan informasi kepada polisi jika ada yang mencurigakan.

“Informasi sekecil apapun sangat kami butuhkan,” harap Rantung saat mengawasi proses otopsi.

Sebagaimana informasi dari keluarga korban saat ditemui di ruang IGD RSUP Kandou Manado, mengatakan, sebelumnya korban pamit dari rumah dengan maksud pergi ke rumah rekannya. Namun, hingga hari hampir pagi, pria beristri itu tidak pulang ke rumah sehingga membuat keluarga khawatir dan mulai mencari keberadaan korban.

Pagi harinya, tiba-tiba keluarga dikagetkan dengan informasi dari warga, dimana korban yang keseharian bekerja sebagai sopir penjual ikan itu ditemukan di semak-semak pinggir jalan desa setempat dengan kondisi tidak sadarkan diri dan mengalami luka tebas di bagian kepala dan pipi kiri.

“Kami kaget mendengar informasi itu, dan dengan cepat kami menuju ke lokasi kejadian, dan benar kami menemukan anak kami berlumuran darah,” ungkap ibu korban. Kuat dugaan, pria malang ini menjadi korban para begal yang sudah sering melakukan penyerangan terhadap warga. (ndy)

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.