Pria Paal Dua Tumbang Dua Tikaman

MANADO — Selang beberapa hari terakhir kasus penikaman seoalah tak pernah beranjak dari daftar catatan kriminal di Kota Manado.

Setelah dosen Unsrat yang ditemukan tewas mandi darah, kemudian beberapa jam kemudian disusul salah seorang pemuda Taas yang meregang nyawa dengan satu luka tikam di dada, kini giliran Alpirus Maariwuga (31), warga Kelurahan Dendengan Dalam, Lingkungan II, Kecamatan Paal Dua, ditikam di paha kiri dan pantat kiri oleh pelaku yang tak dikenalinya.

Kejadiannya terjadi di Kelurahan Paniki Bawah, Kecamatan Mapanget, tepatnya di kompleks Gereja Yesus Gembala Baik, sekira pukul 03.00 Wita, Senin (10/7) kemarin.

Informasi yang dihimpun Indo Post, kejadian itu terjadi saat korban yang bekerja sebagai karyawan swasta ini mendatangi rumah saah satu rekannya di kompleks Gereja Yesus Gembala Baik.

Tak diketahui asal-muasal peristiwa tersebut, bahkan pelakunya pun tak dikenali korban.

“Menurut dia (Korban, red), pelakunya lebih dari satu orang,” beber Rudi Bonte (35) yang adalah keluarga korban.

Sambungnya, akibat insiden berdarah itu, korban yang kini sedang menjalani perawatan di RSUP Kandou itu, mengalami dua luka tikam yakni di paha kiri dan pantat kiri.

Pejelasan Rudi ikut dibenarkan saksi Yohanes Simon (23). “Pelakunya berjumlah lebih dari satu orang,” sebutnya.

Tak terima dengan kejadian tersebut, pihak keluarga sudah membawa kasus tersebut ke pihak berwajib.

Sementara itu, Kasubag Humas Polresta Manado AKP Roly Sahelangi, ketika dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut.

“Korban kini masih dalam perawatan medis di RSUP Kandou, kasusnya masih dalam proses penyelidikan,” pungkasnya. (ndy)

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.