Progres Proyek Cipta Karya Tertatih

MANADO — Progres keuangan dan fisik kegiatan yang dibiayai APBN di Ditjen Cipta Karya PUPR Sulut masih terbilang rendah. Pasalnya, sudah di pertengahan triwulan II 2017 (12 Mei) realisasi fisik masih 9,2 persen (lihat grafis).

Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Sulut Hengki Manumpil mengatakan, masih rendahnya realisasi fisik tersebut karena rata-rata paket pekerjaan belum lama diteken kontraknya. “Proses lelang cukup lama, karena pengumpulan data-data untuk paket yang dilelangkan,” kata Manumpil.

Sedangkan realisasi keuangan yang sudah lumayan—meski idealnya masih rendah jika dikorelasikan dengan waktu kalender yang sudah di triwulan II—karena kegiatan non-fisik yang banyak terlaksana. Antara lain perjalanan dinas untuk koordinasi ke pusat dan daerah-daerah, serta kegiatan lainnya.

“Rata-rata juga pekerjaan fisik juga baru pencairan uang muka, untuk persiapan pekerjaan,” katanya.

Namun, kata Manumpil, Dinas PUPR selalu berkoordinasi dengan para pengelola kegiatan di Satker untuk mempercepat realisasi fisik. Karena, selain untuk menggerakkan ekonomi, juga agar hasil dari proyek itu sudah bisa dinikmati masyarakat. “Paling lambat akhir tahun semuanya sudah selesai. Kami memantau terus,” katanya.

Sejumlah staf pengelola kegiatan fisik di Ditjen Cipta Karya PU mengungkapkan, saat ini sebagian besar kegiatan persiapan pekerjaan adalah survei lokasi dan ada juga sosialisasi kepada masyarakat, terutama manfaat proyek tersebut.

“Kita pastikan dulu kondisi dan legalitas lahannya, agar pekerjaan tidak tersendat di tengah jalan. Tapi, yang lain sudah jalan karena hanya lanjutan,” ungkap staf di PBL dan Bangkim. “Kalau di air minum sementara pengadaan pipa, ada juga yang survei lokasi sumber air dan wilayah pelayanan,” timpal staf di Satker SPAM.

Sebelumnya Wagub Sulut Steven Kandouw mengingatkan kepada seluruh SKPD Pemprov, Pemkab/Pemkot, dan pengelola APBN di Sulut untuk mempercepat realisasi kegiatan berdasarkan jadwal pembelanjaan anggaran. Sebab, hal itu akan mempengaruhi penyerapan anggaran serta mempercepat manfaatnya untuk masyarakat.

“Bukan berarti pengelola asal saja atau serampangan membelanjakan dana. Tapi, kan, sudah ada jadwalnya per triwulan. Ikuti saja itu. Kalau ada kendala, harus segera dicarikan solusi dengan cara berkonsultasi kepada BPK, BPKP, atau Inspektorat. Kan, ini pekerjaan yang setiap tahun dilakukan,” ujarnya. (baz)

 

Satker                        Alokasi (Rp)                          Keuangan (%)          Fisik (%)

PPLP                           79.351.062.000                 17,55                         3,4

Bangkim                    51.234.183.000                 14,42                         11,07

SPAM                         53.620.738.000                 18,90                         2,8

PBL                             15.191.765.000                 19,41                         19,54

Total                           199.397.748.000              17,57                         9,20

Posisi: 12 Mei 2017

Sumber: Randal Sulut

 

 

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.