Pungli Berkedok Partisipasi Marak di Minsel

AMURANG—Momentum penerimaan siswa baru dan penyerahan hasil ujian, nampaknya masih menjadi lahan subur bagi oknum-oknum guru nakal untuk memperkaya diri. Buktinya, meski sudah mendapat larangan dari pemerintah maupun pihak berwenang, namun prilaku tidak terpuji ini masih tetap marak dan terkesan sulit untuk untuk berantas.

Menyikapi hal ini, Sekertaris DPD LAKI Sulawesi Utara Noldy Poluakan mendesak tim Saber Pungli serta jajaran Komisi III Dekab Minsel untuk segera turunlapangan dan mengawasi langsung pelaksanaan penerimaan siswa baru dan penyerahan hasil ujian.

“Fakta dilapangan ternyata masih banyak ditemukan sekolah yang menghalalkan pungutan liar (Pungli) saat penerimaan siswa baru dan penyerahan raport serta keterangan kelulusan. Dan praktek-praktek ilegal ini harus segera diberantas karena merugikan masyarakat serta mencoreng citra pendidikan di Minsel. Sebab itu perlu ada langka dari pihak-pihak terkait seperti tim Saber Pungli dan DPRD Minsel untuk turun lapangan, guna memantau langsung seluruh kegiatan di sekolah. Jika terbukti ada sekolah atau oknum guru yang dengan sengaja meminta uang dengan dalil partisipasi, sebaiknya diberikansangsi tegas, sehingga bisa member efek jerah buat oknum pelaku lainnya,” desak Poluakan.

Terpisah, Ketua Komisi III DPRD Minsel Toar Keintjem berjanji akan segera mengkoordinasikan persoalan tersebut dengan sesama anggota serta pimpinan.

“Untuk persoalan ini akan kami bicarakan bersama dengan teman-teman dewan lainnya. Dan untuk kegiatan turun lapangan guna memantau aktifitas disekolah, kami tinggal menunggu petunjuk dari pimpinan,” kata Keintjem. (jem)

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.