Puting Beliung Mengamuk, 5 Rumah dan 1 Kios Rusak di Pondang

AMURANG—Angin Puting Beliung mengamuk di Wilayah Kabupaten Minsel, Minggu (6/8), tepatnya di Kelurahan Pondang. Akibatnya, tiga bangunan rumah dan satu kios milik warga rusak berat.  Pantauan wartawan di sejumlah titik lokasi bencana, terlihat sebagian badan bangunan rumah milik Keluarga Sumarab-Lonteng dan Keluarga Repi-Wenas mengalami kerusakan yang cukup parah atau mencapai 40 persen, akibat tertimpa pohon tumbang.

Demikian juga yang dialami oleh Keluarga Repi-Yakobus, Repi-Takalau dan Rumondor-Maraja, dimana atap rumah rusak akibat dihempas angin Puting Beliung. Lain halnya dengan Keluarga Aleng-Kaligir, dimana mereka tidak bisa lagi menjalankan aktifitas berjualan, karena bangunan kios yang biasa digunakan untuk berjualan, sudah hancur.

Lurah Pondang Alvian Lapod SE MM saat diwawancarai mengaku sangat prihatin dengan musibah yang dialami oleh beberapa warganya. Sebab itu, dirinya mengimbau kepada warga lainnya, untuk lebih waspada, mengingat cuaca di wilayah Kabupaten Minsel belum menentu dan masih ekstrim.

“Kami sangat bersyukur, karena dalam musibah yang terjadi hari ini tidak ada korban jiwa, hanya kerugian meteril yang jumlahnya diperkirahkan mencapai puluhan juta rupiah,” ungkap Lurah, Senin (7/8).

Lanjut Lapod, pihaknya masih akan melakukan pendataan jumlah kepala keluarga yang tertimpah bencana serta berapa jumlah kerugian yang dialami, untuk dilaporkan ke Pemkab Minsel guna mendapatkan bantuan sosial dan tanggap darurat.

“Musibah ini saya sudah laporkan secara lisan kepada instansi terkait. Dan laporan tertulis beserta proposal bantuan, akan saya masukan pada besok hari (Senin,red), agar warga yang tertimpah bencana bisa mendapatkan bantuan dari Pemkab Minsel,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala BPBD Minsel Handri Komaling SH mengaku telah menerima banyak laporan terjadinya bencana. “Selain kerusakan rumah dan pohon tumbang yang disebabkan oleh tiupan angin Puting Beliung, kami juga sudah menerima laporan bencana tanah longsor di beberapa titik, namun masih dalam skala kecil. Dan dalam kesempatan ini, kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah desa dan masyarakat, karena bekerja sama atau membantu tim dari BPBD untuk membersihkan material bencana,” kata Komaling. (jem/bny)

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.