Residivis Penikaman tak Berkutik Ditangkap Polisi

MANADO — RT alias Rifkar (23), warga Desa Warembungan, Jaga VI, Kecamatan Pineleng, Minahasa, kini harus berhadapan dengan pihak berwajib. Pasalnya, pria yang diketahui residivis penganiayaan dengan senjata tajam di tahun 2009 dan 2013 ini, tertangkap membawa sajam di Desa Warembungan oleh Rayon Kampus Polresta Manado, sekira pukul 01.30 Wita, Selasa (16/5) dini hari. Informasi yang dihimpun harian ini menyebutkan, penangkapan itu berawal saat Tim Rayon Kampus Polresta Manado yang dipimpin Briptu Misdi saat itu sedang melakukan patroli di wilayah hukum Polsek Rural Pineleng jajaran Polresta Manado, dan mengarah ke desa Warembungan. Saat berada disana, ternyata ada beberapa pemuda yang sedang menggelar pesta Miras di salah satu rumah warga. Melihat kumpulan anak muda tersebut, Tim Rayon langsung melakukan penggeledahan terhadap beberapa pemuda yang berada di lokasi tersebut. Alhasil, Polisi menemukan Sajam jenis pisau badik yang disimpan di dalam tas gendong milik pelaku. Tidak bisa mengelak soal kepemilikan senjata tajam tersebut, pria yang wajahnya sudah tidak asing di mata para polisi karena terlibat beberapa kasus itu langsung digiring ke Mapolresta Manado untuk diproses lanjut. Sementara itu, Kasubag Humas Polresta Manado AKP Roly Sahelangi, ketika dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan tersebut. ‘Pelaku sudah diamankan di Mapolresta Manado dan sementara ditangani pihak penyidik,” tuturnya. (ndy)

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.