RS Tipe A dan Kampus YTM di Kotamobagu Gagal

 

KOTAMOBAGU – Pembangunan rumah sakit tipe A dan kampus oleh Yayasan Taruna Mandiri (YTM) dipastikan gagal. Pasalnya, lokasi yang dipilih tak masuk dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Kotamobagu.

Plt Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Kotamobagu Noval Manoppo mengatakan hingga kini pihaknya belum bisa menurunkan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) di lokasi pembangunan rumah sakit tipe A dan kampus univesitas. Lokasi yang dipilih pihak yayasan merupakan wilayah pertanian, berdasarkan RTRW.

“Jika lokasi untuk pembangunan rumah sakit dan universitas di Kelurahan Motoboi Besar, Kecamatan Kotamobagu Timur, adalah wilayah permukiman sudah lama IMB akan diterbitkan. Hanya saja, sesuai Perda tentang RTRW masuk wilayah pertanian,” ucapnya.

Kata Noval melanjutkan, penerbitan IMB bisa dilakukan kecuali ada revisi Perda RTRW untuk alih fungsi lahan, atau pihak yayasan pindah lokasi. “Selama tidak ada revisi Perda tentang RTRW, selama itu juga pembangunan tidak bisa dilakukan di wilayah pertanian. Kecuali pindah lokasi, semisal wilayah permukiman di Kelurahan Mongkonai,” kata Noval.

Adapun dukungan yang diberikan sebelumnya, katanya, bukan soal rencana penerbitan IMB, hanya keseriusan pemerintah menerima investasi bernilai Rp 3 triliun itu. “Yayasan Taruna Mandiri saat itu menyurat untuk minta dukungan dan bukan soal penerbitan IMB, dan pemerintah menyetujui dan mendukung untuk pembangunan rumah sakit tipe A dan universitas. Tapi, setelah melihat Perda tentang RTRW ternyata lokasi yang dipilih seluas 18 hektar itu masuk wilayah pertanian,” ungkapnya.

Ia menambahkan, meski lokasi yang dipilih merupakan milik sendiri, tetap tidak bisa dilakukan pembangunan rumah sakit dan universitas oleh YTM. “Pastinya, sebagai pemerintah sangat mendukung dan welcome terhadap investor di Kota Kotamobagu. Namun, jika tidak sesuai dengan prosedur, tentunya akan dipertimbangkan kembali,” jelasnya. (nto)

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.