RSUD KK Menuju Rumah Sakit Rujukan

KOTAMOBAGU – Meski masih dalam proses pembangunan, namun pemerintah kota terus menseriusi penambahan dokter spesialis untuk persiapan Rumah Sakit Rujukan (Tipe B) Kota Kotamobagu. Wali Kota Kotamobagu Tatong Bara mengatakan bahwa penambahan dokter spesialis menunggu dari pemerintah pusat, terkait program wajib kerja dokter spesialis.

“Dokter-dokter spesialis akan disebarkan oleh Kementerian Kesehatan. Kami masih menunggu penambahan lagi yakni spesialis kulit dan kelamin serta THT, nanti akan melakukan koordinasi ke pusat dan mudah-mudahan bisa terealisasi secepatnya,” ungkapnya.

Ia juga mengatakan penambahan dokter sepesialis yang dilakukan untuk mendukung rumah sakit rujukan agar pelayanan kepada masyarakat sesuai kebutuhan. “Intinya dokter-dokter spesialis yang akan diusulkan sangat dibutuhkan untuk pelayanan kesehatan,” jelasnya.

Direktur RSUD Kotamobagu Dr Wahdania Mantang menambahkan program Wajib Kerja Dokter Spesialis (WKDS) itu merupakan solusi untuk mengatasi kekurangan dokter spesialis, khususnya bedah, spesialis anak, spesialis kandungan, penyakit dalam, dan anastesi (spesialis bedah).

“Ini merupakan upaya pemerataan dokter spesialis yang ditetapkan dalam Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2017 tentang Wajib Kerja Dokter Spesialis (WKDS),” ujarnya.

Sekadar diketahui, program WKDS ini telah mengatur setiap dokter spesialis yang baru lulus dari perguruan tinggi dalam negeri dan luar negeri, akan memiliki kewajiban untuk menjadi peserta WKDS dan ditempatkan di rumah sakit pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

“Mudah-mudahan semua dokter spesialis yang diusulkan bisa terealisasi dalam pemenuhan tugas terkait pelayanan kesehatan di Kota Kotamobagu. Selain itu, kebutuhan dokter spesialis untuk mempersiapkan rumah sakit rujukan yang sedang berproses saat ini,” tambahnya.(nto)

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.