RSUD Liunkendage Tahuna Jorok, Direktur Terancam Dicopot

pasang slot online slot slot gowd

 

SANGIHE — Kondisi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Liunkendage Tahuna, sudah sangat memprihatinkan. Sampah medis yang mestinya dibuang ke insenerator (Tempat pembakaran sampah medis), justru hanya diletakkan begitu saja di tempat sampah.

Tak heran jika hal ini, memunculkan beragam reaksi miring dari berbagai elemen masyarakat. Bahkan, saking kesalnya, sejumlah warga mendesak pimpinan daerah dalam hal ini Bupati Jabes E Gaghana SE ME dan Wakil Bupati Helmut Hontong SE, agar sesegera mungkin melakukan evaluasi kinerja direktur beserta jajarannya.

“Harus ada perhatian serius dari bupati dan wakil bupati, sehingga image negatif terhadap Rumah Sakit Liungkendage bisa dieleminir,” tegas Johny Rompas, Senin (19/6) kemarin. Bahkan ia mengusulkan agar direkturnya diganti lantaran dianggap tak punya niat menghadirkan kemajuan terjadap rumah sakit plat merah itu. “Lihat saja pelayanannya, kerap kali dikeluhkan oleh keluarga pasien,” sebutnya.

Tak hanya itu, dia juga menyangkan sikap pimpinan rumah sakit yang terkesan masa bodoh dengan kondisi lingkungan yang jorok dan amburadul. “Kalau dia (Direktur, red) peduli, otomatis ini tidak akan terjadi,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati, Helmut Hontong SE, mengaku sudah sering menerima laporan terkait kondisi kebersihan RSUD Liunkendage Tahuna yang terkesan diabaikan itu. “Ini sangat disayangkan, padahal yang namanya rumah sakit, itu harus bersih dan steril dari bermacam-macam sampah, apalagi sampah medis,” ujar Hontong.

Ia juga menyayangkan sikap rumah sakit yang hanya membuang sampah medis ke tempat sampah biasa. “Pastinya, masalah ini akan saya sampaikan kepada Pak Bupati termasuk adanya desakan warga untuk pergantian pimpinan rumah sakit,” tandasnya. (nal)

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.