Rukun dan Damai! Umat Muslim Tomohon Ramaikan Paduan Suara Pelayan Khusus

Lomba Paduan Suara Pelayan Khusus dan Denominasi antar Agama ===

Pelayan Khusus:

Juara I   Jemaat Sion Rurukan.

Juara II  Jemaat Kakaskasen Pniel.

Juara III Jemaat Marantha Paslaten.

Juara IV Jemaat Elim Kolongan.

Juara V  Jemaat Damai Sejahtera Lahendong.

Juara VI Jemaat Baitani Matani dan Bait Lahim Talete Satu.

 

Kategori Paduan Suara antar Denominasi Agama:

Juara I Denominasi Gloria Tara-Tara.

Juara II Denominasi Xaverius Kakaskasen. Juara III Denominasi Maranatha Paslaten.

 

TOMOHON — GMIM Sion Rurukan menjadi pemenang dalam lomba paduan suara Pelsus. Sedangkan, Gloria Tara-tara jawara untuk kategori denominasi antar umat beragama dalam lomba yang digelar di kompleks Rindam 11-12 Agustus lalu.

Dalam lomba tersebut, umat Muslim yang ada di Kota Tomohon pun ikut meramaikan iven tersebut. Kegiatan diawali dengan penampilan qasidah kaum ibu dan tarian kreasi remaja putri Masjid Al-Mujahidin Matani Tomohon dan dari kelompok pemuda Masjid Nurul-Iman Kampung Jawa Tomohon. Kolaborasi yang ditampilkan ini menandakan wujud kerukunan antar umat beragama di Kota Tomohon yang sangat kuat.

Ketua Panitia Ir Miky Wenur mengatakan, lomba paduan suara kebersamaan Pelsus GMIM dan paduan suara antar denominasi agama se-Tomohon yang dikolabirasikan dengan penampilan jenis kesenian muslim merupakan suasana yang tidak mudah didapatkan.

“Marilah kita sebagai masyarakat Tomohon untuk senantiasa terus menjaga kerukunan antar umat beragama, mayoritas menjaga dan menghargai yg minoritas, begitu sebaliknya,”ajak Wenur.

Lanjutnya, masyarakat harus menjunjung sikap saling menghormati. “Yang terpenting kita harus saling menjaga supaya tidak ada ketersinggungan. Keberagaman yang ada hendaklah kita terus menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari dalam lingkungan kita masing-masing,”imbau Ketua DPRD Kota Tomohon itu.

Wali Kota Jimmy Feidie Eman SE Ak mengatakan, kerukunan yang ada di Kota Tomohon yang tercipta sampai saat ini sangat mahal. Bahkan tidak ternilai harganya dan telah terbukti yakni dengan adanya pengakuan dari berbagai pihak.

“Tomohon memberi contoh dapat hidup rukun dalam keragaman agama yang ada sehingga memperoleh penghargaan Harmony Award dari Kementerian Agama RI,”kata Eman.

Dia mengatakan, suasana yang tercipta saat ini, bukan hanya sekedar berlomba, akan tetapi memiliki makna lebih menumbuhkan nilai kerukunan yang sangat tinggi dalam keberagaman agama dan golongan.

“Hendaklah kita menjaga dan menjunjung tinggi perbedaan yang ada, dan saya berharap kegiatan ini bukan hanya rutinitas saja, disisi lain dapat menjadi contoh dari daerah Kabupaten/Kota bahkan diseluruh Indonesia dalam hal membina, menumbuhkan kerukunan antar umat beragama,”ungkap Eman. (elk)

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.