Runtuwene, Arina, Rembang, Tamaweol Mencuat Ketua Sinode

TOMOHON Pemilihan Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM sudah makin dekat. Yakni Maret 2018. Sejumlah nama mulai beredar demi merebut ribuan suara pemilih, untuk menggantikan Pdt HWB Sumakul sebagai Ketua BPMS GMIM.

Nama-nama tersebut ada yang bertugas di periode 2014-2018 maupun di luar BPMS. Dari BPMS, mencuat nama Sekretaris BPMS Pdt DR Hendry Runtuwene STh MSi, Wakil Ketua BPMS Bidang Hubungan Kerjasama Pdt DR Hein Arina dan Wakil Ketua BPMS Bidang Pengembangan Sumber Daya Pdt Petra Rembang MTh. Sedangkan di luar BPMS, nama Pdt Roy Tamaweol disebut-sebut bakal masuk bursa calon ketua.

“Saat ini nama-nama yang sering didengar sebagai calon ketua didorong yakni Pdt Hendry, Pdt Arina, Pdt Petra dan Pdt Roy,” ujar sumber dari kantor Sinode GMIM, kemarin.

Tokoh Muda GMIM Jabes Kanter SSi mengatakan, ada banyak tugas dan tanggung jawab besar yang harus diemban BPMS GMIM yang baru.

“Pada intinya yang nantinya akan terpilih harus fokus pada pelayanan gerejawi. Harus mampu memperkuat karakter pemuda dan pemudi kristen dari kemajuan teknologi saat ini,”harap Kanter.

Dia pula mengatakan, nantinya yang bakal duduk sebagai BPMS harus mampu menjadi garam dan terang, bukan hanya menjadi garam ditempat yang bergaram. Serta tidak hanya menjadi terang ditempat yang sudah terang.

“Tantangan kedepan bagaimana BPMS mampu mengelola aset GMIM. Banyak aset termasuk tanah yang bisa diolah. Hal ini yang selama ini belum dimaksimalkan,”ungkap Kanter.

Selain itu, persoalan UKIT menjadi tantangan untuk mampu diselesaikan. Sebab, masalah UKIT yang tak terpecahkan meski kepengurusan BPMS silih berganti.

“Pada intinya jemaat menginginkan pemimpin yang melayani dan mampu melajutkan tugas pelayanan sang juruselamat Yesus Kristus,”kunci Kanter. (elk)

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.