Sangihe ‘Gudang’ Proyek Pusat Gagal dan Mubazir

SANGIHE — Sederet proyek pemerintah pusat bernilai miliaran di Kabupaten Sangihe, tampaknya tidak memberi manfaat bagi masyarakat banyak. Pasalnya, proyek yang menghabiskan biaya yang cukup fantastis ini yang justru mubazir. Contohnya, proyek pembangunan dermaga kapal fery di Pulau Marore dengan anggaran sekira Rp12 miliar, hingga saat ini hanya menjadi sebuah proyek gagal bahkan mubazir, dengan kondisi yang sangat memprihatinkan.

Terpantau, di beberapa bagian dermaga sudah ambruk, halaman kantornya pun ditumbuhi rerumputan. Demikian halnya proyek Reverse Osmosis Seawater (Mesin Penyuling Air Asin Menjadi Air Tawar) di Pulau Kawio, dengan anggaran sekira Rp6 miliar, hanya beberapa saat saja berfungsi, namun kemudian hingga saat ini kondisinya sudah rusak dan tak kunjung diperbaiki.

Begitu juga dengan pembuatan Kapal Tampungang Lawo yang telah menghabiskan anggaran Rp11,5 miliar, yang hingga kini tak bisa dioperasikan lantaran sudah rusak. Namun, sehubungan dengan proyek ‘ca’beres’ ini, Bupati, Jabes Ezar Gaghana, saat dimintai konfirmasi oleh Indo Post Manado, enggan berkomentar banyak.

Dirinya hanya prihatin atas keberadaan proyek yang telah menghabiskan uang negara hingga puluhan miliar rupiah itu. “Ke depan, jangan ada lagi kejadian seperti ini,” ujarnya seraya menambahkan, pihaknya telah memerintahkan kepada tim kerja 100 hari untuk mendata seluruh proyek pusat yang gagal dan mubazir itu, yang nantinya akan dijadikan bahan laporan ke pemerintah pusat. (nal)

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.