Sekda Bolsel: Jadikan Ramadhan Motivasi Kerja

BOLSEL — Jam kerja aparatur sipil negara (ASN) di jajaran Pemkab Bolsel berkurang. Jika sebelumnya, akumulasi 5 hari kerja 37,5 jam, selama Ramadhan berkurang 32,5 jam. Hal itu merujuk pada surat edaran KemenPAN-RB nomor 20 tahun 2017 tentang penetapan jam kerja ASN, TNI dan Polri.

Hal itu disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Peky Bangki.

Dijelaskannya, untuk unit kerja yang memberlakukan lima hari kerja, Senin sampai Kamis, masuk pukul
07.30 Wita dan pulang pukul15.00 Wita. Berbeda dengan hari biasa apel pukul 07.30 Wita dan pulang pukul 16.30 Wita. “Tak hanya ada perubahan jam masuk dan pulang. Selama Ramadhan, istirahat ASN hanya setengah jam,” terang Peky.

Lanjunya, untuk hari Jumat, apel pukul 06.30 dan pulang pukul 11.00 Wita. “khusus Pemkab Bolsel hari Jumat tidak ada perubahan jam kerja,” imbuhnya.

Dituturkan, khusus instansi perintah yang berlakukan 6 sampai 7 hari kerja,
jumlah jam kerja disesuaikan dengan akumulasi 32,5 jam per Minggu. “Jadi mereka diberi kewenangan sendiri mengatur jam kerja sesuai akumulasi,” tutur Peky.

Terpisah, Sekda Indra Damopolii mengatakan, ASN harus memanfaatkan Ramadhan sebagai motivasi kerja. “Ramadhan bulan beramal. Sehingga sangat tepat untuk bekerja iklas.Khususnya instansi yang berhubungan langsung dengan pelayanan masyarakat,” kata Sekda.

Di sisi lain, Sekda menegaskan, Ramadhan bukan alasan bermalas-malasan. Apalagi katanya, selama Ramadhan ada keringanan dengan pengurangan jam kerja. “Kehadiran ASN akan dipantau,” tegas Sekda. (lel)

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.