Seruduk Angkutan Kota, Pria Minut Tewas, Rekannya Kritis

MANADO — Ruas Jalan AA Maramis, Kelurahan Kairagi, kembali meminta ‘tumbal’, Minggu (16/7) kemarin. Rian Arurelius Mamage (27), warga Desa Likupang Barat, Minahasa Utara (Minut), tewas mengenaskan, dengan kondisi kepala mengeluarkan darah.

Sementara rekannya Edgar kini sedang berjuang melawan maut di rumah sakit. Peristiwa tragis ini terjadi sekira pukul 07.15 WITA, tidak jauh dari SPBU Kairagi.

Informasi yang berhasil dirangkum Indo Post, pagi itu korban yang menggunakan sepeda motor Honda Sonic dengan nomor polisi DB 3691 FH, berboncengan dengan rekannya Edgar, melaju dari arah bandara ke pusat kota. Saat itu korban memacu kuda besinya dengan kecepatan di atas rata-rata.

Celakanya, saat melintas di TKP, mobil angkutan kota dengan nomor polisi DB 1183 MK yang berada di depannya mendadak berhenti untuk menurunkan penumpang.

Hal itu sontak membuat korban tak mampu lagi mengendalikan laju motornya. Akibatnya, musibah pun tak terelakan. Motor korban langsung menyeruduk bagiam belakang angkot tersebut.

Saking kerasnya benturan dalam insiden itu, angkot yang dikemudikan lelaki bernama Hery itu bergeser sejauh 4 meter.

Sementara, korban Rian langsung terhempas ke aspal, dengan kondisi kepala mengeluarkan darah. Tidak hanya itu, korban langsung tewas di tempat.

Berbeda dengan rekannya Edgar, meski nyawanya masih tertolong, namun kini ia terbaring kritis di RS Robert Wolter Mongisidi Teling.

Kasat Lantas Polresta Manado, Kompol Marganda Aritonang, ketika dikonfirmasi, membenarkan kecelakaan maut tersebut.

“Satu korban meninggal dunia, satunya sementara dirawat di rumah sakit. Untuk sementara kasusnya dalam penyelidikan anggota Unit Lakalantas,” tuturnya. (ndy)

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.