Soal Keberadaan HTI, Ini Pernyataan Kesbang Kotamobagu

 

KOTAMOBAGU – Pemkot Kotamobagu memastikan masyarakatnya belum ada yang terkontaminasi dengan paham Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Kepala Kesbangpol Kotamobagu Irianto Mokoginta menyatakan bahwa organisasi masyarakat (Ormas) yang anti Pancasila dan UUD 1945, itu tidak ada di wilayah Kota Kotamobagu.

“Pekan lalu kami baru menggelar rapat Komunitas Intelijen Daerah (Kominda) dan hasilnya belum ada paham HTI yang masuk ke Kota Kotamobagu. Sehingga hasil kesimpulan rapat, Kota Kotamobagu aman terhadap paham yang anti Pancasila dan UUD 1945 itu,” ungkapnya.

Meski begitu, dia terus mengimbau kepada masyarakat untuk waspada. “Kami minta terus waspada dengan paham yang mengancam keutuhan NKRI. Jangan sampai terprovokasi. Jika ada indikasi, maka segera melapor ke Kesbangpol, atau bisa ke Polres ataupun Kodim 1303 Bolmong,” kata Irianto.

ia juga meminta kepada orang tua, jangan juga lengah dengan perkembangan anak-anaknya di rumah. “Terlebih kepada orang tua untuk terus berperan aktif menjaga anak-anaknya, agar tidak masuk dalam paham yang merusak NKRI,” ujarnya.

Sebelumnya, Wali Kota Kotamobagu Tatong Bara mengimbau masyarakat Kotamobagu harus waspada dengan adanya isu radikalisme, serta tidak terprovokasi dengan isu yang bisa memecah belah persatuan.

“Dengan adanya berbagai isu radikalisme yang ada, saya mengimbau agar masyarakat dapat lebih waspada dan selalu melakukan kordinasi dengan pemerintah maupun pihak berwajib jika adanya gejolak radikalisme yang terjadi di masyarakat,” tuturnya. (nto)

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.