Tak Masuk Kerja, Oknum Pegawai Turun Pangkat

KOTAMBAGU – Tidak masuk berbulan-bulan, akhirnya oknum pegawai diberikan sanksi oleh majelis kode etik. Hal itu disampaikan Plt Kepala Badan Kepegawaiaan Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kotamobagu Sahaya Mokoginta. Dia mengatakan bahwa salah satu oknum pegawai yang tidak masuk kerja sudah diproses, dan sanksi yang diberikan majelis kode etik hanya penurunan pangkat.

“Yang diproses baru NP alias Ta, sanksinya turun pangkat dari golongan II/C kini menjadi golongan II/B,” ucapnya.

Sahaya juga mengatakan ada juga PNS lainnya yang sedang dalam proses untuk dibawa ke sidang majalis kode etik. “Oknum pegawai lain masih dalam proses dan tinggal melihat berapa bulan yang bersangkutan tidak masuk, dan juga masalah lainnya. Jika berat, tentu sanksinya bisa sampai pemecatan,” ujarnya.

Ia menyampaikan bahwa PNS yang bersangkutan melanggar Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil. “Yang tidak masuk jelas akan kena sanksi,” jelasnya.

Sebelumnya, soal pemecatan PNS sudah dilakukan beberapa waktu lalu. Hal itu sesuai dengan Keputusan  Wali Kota Nomor 106 Tahun 2017 tentang pemberhentian dengan hormat tidak atas permintaan sendiri sebagai pegawai negeri sipil yakni Fenny Oktaviana Lolombulan, karena melakukan perbuatan indisipliner tidak masuk kerja selama 88 hari di 2016 dan 69 hari di 2017.(nto/baz)

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.