Terperangkap Jaring Ikan, Nelayan Minut Tewas

MANADO — Naas dialami Paulus Tatibas (58), warga Desa Likupang, Kecamatan Likupang, Minahasa Utara (Minut).

Betapa tidak, Lansia malang ini meregang nyawa setelah kakinya terlilit jaring di dalam bagan (tempat penampung ikan), Selasa (13/6) kemarin.

Meski sempat mendapat perawatan medis di RSUP Kandou, namun nyawanya tetap tak tertolong.

Informasi yang dirangkum, petaka itu bermula saat korban hendak mengambil ikan di bagan untuk makan malam keluarga. Celakanya, saat hendak mengambil ikan, tiba-tiba ia tercebur ke dalam bagan.

Mirisnya, disaat bersamaan, kaki Lansia malang ini langsung terlilit jaring yang ada dalam bagan tersebut. Tidak bisa berbuat apa-apa lagi, Lansia malang ini langsung tenggelam ke dasar bagan, dalam kondisi tak sadarkan diri.

Keluarga yang kwatir lantaran korban tak kunjung kembali, langsung memutuskan untuk mengikuti korban. Betapa terkejutnya mereka ketika mendapati Lansia yang kesehariannya berprofesi sebagai nelayan sudah kaku di dasar bagan.

Namun, saat dievakuasi, korban didapati belum meninggal. Keluarga pun langsung membawa korban ke rumah sakit terdekat dan kemudian dirujuk ke RSUP Kandou guna mendapatkan perawatan medis.

Sayangnya, meski pihak keluarga bersama tenaga medis telah berupaya semaksimal mungkin, tetap saja nyawa pria malang ini tidak tertolong. (ndy)

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.