Tikam Tiga Orang, Warga Paniki Bawah Dimejahijaukan

MANADO — VS alias Peks (29), warga Perumahan Paniki, Kelurahan Paniki Bawah, Kecamatan Mapanget, didudukan di kursi panas Pengadilan Negeri (PN) Manado, Senin (7/8). Pria yang kesehariannya berkerja sebagai buruh bangunan itu, disidang lantaran melakukan penganiayaan terhadap tiga orang pemuda.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Mita Ropa, dihadapan Mejelis Hakim yang diketuai, Imanuel Barru, menjelaskan, kejadian berawal Sabtu (8/4) sekira pukul 21.00 Wita, di Kelurahan Paniki Bawah, Lingkungan V, Kecamatan Mapanget. Awalnya tiga orang korban yakni, Melky Sundah, Rens Sudana, dan Wolter Pidar, sedang duduk-duduk di depan rumah.

Kemudian datang terdakwa datangamenanyakan tempat tinggal ketiga korban. Melky pun menjawab berasal dari Matungkas.Beberapa orang yang ada ditempat tersebut, mengusir terdakwa.  Tak disangka Melky diserang dari arah belakang, menggunakan pisau badik. Tikaman itu mengenai bagian punggung Melky.

Tak sampai disitu, terdakwa juga menikam Rens dan Wolter di bagian lengan kanan. Selesai menikam ketiga korban, terdakwa langsung meninggalkan lokasi kejadian. Perbuatan Peks, diancam JPU sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 353 ayat (2) KUHP dalam dakwaan Primair dan dalam dakwaan Subsidair terdakwa diancama pidana dalam pasala 351 ayat (1) KUHP. (air)

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.