Timsus Narkoba Tangkap Oknum Anggota BNN Sulut. Eh, Ada 5 Paket Sabu

MANADO – Insititusi penegak hukum dalam pemberantasan narkoba tercemar. Pasalnya, oknum berinisial A, seorang polisi yang bertugas di Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), ditangkap tim khusus (Timsus) Narkoba Polda. Tersangka berpangkat Brigadir Kepala (Bripka) yang harusnya memberantas narkoba, malah diduga terjerumus dalam kasus jual beli sabu.

Kasubdit I Reserse Narkoba Polda Sulut, AKBP Wilder Pattyranie menjelaskan, penangkapan dilakukan Senin (14/8) lalu. “Kami menangkapnya masih di sekitar Manado,” terangnya usai pemusnahan barang bukti di Mapolda Sulut, Selasa (15/8), kemarin.

Lanjut Pattyranie, dari tangan tersangka sementara diperoleh lima paket sabu. “Barang bukti ditemukan dari beberapa rumah. Empat paket dari pria berinisial I,dan satu paket kami temukan dari dua orang perempuan yang saat ini kita masih dalami,” jelasnya. Polisi pun mengindikasi, oknum anggota polisi BNN tersebut, telah lama mengedarkan narkoba. “Yang bersangkutan merupakan pemain lama (menjual) sabu,” ujarnya.

Polda Sulut masih mendalami kasus ini kemudian akan diproses sidik, sampai ke ranah penyelidikan. “Pasal yang disangkakan kepadanya, menggunakan pasal 114 tentang Narkotika,” pungkas Pattyranie.

Hal senada dikatakan Direktur Reserse Narkoba Polda Sulut, Kombes Pol Wihastono Pranoto. Ia mengatakan, penangkapan anggota polisi terlibat narkoba merupakan komitmen dalam pemberantasan narkoba.“Yang lalu kita tangkap anggota dewan, dan saat ini anggota polisi. Sudah jelas, jangan bermain-main dengan narkoba,” tegasnya.

Pranoto memastikan akan terus mengembangkan kasus ini.  Terkait sejauh mana peran dari Bripka A, mengarah ke pengedar atau kurir barang haram tersebut.“Kita akan kembangkan barang (sabu) ini mengarah ke mana, dan didapat dari mana, kita akan telusuri,” lanjutnya.

Terpisah, Kepala BNN Provinsi Sulut Brigjen Pol Charles Ngili turut angkat bicara terkait penangkapan tersebut. “Tahu dari mana anggota BNN (Sulut) yang tertangkap? Saya bukan mau menutupi. Yang terungkap itu tersangka yang menyebutkan kalau ada anggota BNN yang terlibat. Dan itu masih didalami penyidik,” katanya saat dimintai keterangan melalui telepon seluler.

Mantan Wakapolda Sulut itu menjelaskan, hal itu bukan membela oknum polisi yang terlibat dalam narkoba. “Saya bukan mau membela anggota yang dimaksud terlibat,” terangnya. “Yang jelas kalau memang terbukti, akan tetap ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” tutur Ngili. (air)

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.