Tomohon Deklarasi NKRI Harga Mati

TOMOHON — Keberadaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang mulai diganggu dengan organisasi dan paham radikal, membuat seluruh elemen bangsa menyatakan tekad untuk mempertahankan NKRI. Termasuk Pemerintah dan masyarakat kota Tomohon. Terbukti, Jumat (12/5) menggelar kegiatan aksi bela negara. Kegiatan dengan tema: Aku Indonesia dan sub tema: Selaksa Merah Putih untuk Bela Negara, NKRI harga mati diikuti ribuan orang dari semua lapisan masyarakat. Aksi bela negara dilakukanbdalam bentuk jalan sehat bersama yang mengambil start dari kompleks pusat Kota Tomohon dan finish di SMU Lokon St Nikolaus. Peserta membawa bendera merah putih sambil menyanyi lagu-lagu nasional.

Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman SE Ak mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk respon dari rakyat Kota Tomohon yang menyatakan cinta kepada NKRI bersifat final dan menjadi harga mati.

“Kegiatan ini bertujuan untuk mengimplementasikan semangat kebangsaan agar nilai-nilai nasionalisme terus berkobar kepada seluruh masyarakat Kota Tomohon,” kata Eman.

Dia mengatakan, ungkapan bela negara yang digelorakan secara nasional merupakan hal penting tentang nasionalisme, patriotisme dan bagaimana kita membela NKRI yang berdasarkan Pancasila.

“Karena jikalau bukan kita lalu siapa lagi.Terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat yang sudah terlibat dalam kegiatan tersebut. Masyarakat Kota Tomohon menolak politik devide et impera atau politik memecah belah. Kota Tomohon bertekad NKRI harga mati,”tegas Eman.

Dalam kegiatan tersebut, Ketua Komisi  Pemuda GMIM Pnt Toar Pangkey ST MT membacakan deklarasi masyarakat Kota Tomohon dan deklarasi yang ditandatangani oleh Wakil Wali Kota Tomohon Syerly Adelyn Sompotan bersama perwakilan unsur TNI, POLRI, tokoh agama dan masyarakat, siswa, serta masyarakat umum.

Diketahui Wali Kota Tomohon sebelumnya telah turut menandatangani deklarasi dalam kegiatan aksi bela negara di Manado yang dibuka oleh Menteri Pertahanan RI Jenderal (purn) TNI Ryamizard Ryacudu pada 3 Mei lalu. Bunyi deklarasi masyarakat Kota Tomohon yakni siap membela dan mempertahankan Pancasila, UUD 1945, Bhineka tunggal Ika dan NKRI, Cinta tanah air dan rela berkorban untuk bangsa dan negara RI, mengamalkan nilai-nilai pancasila sebagai ideologi NKRI, mengamalkan nilai-nilai keluhuran, budaya dan filosofi Si Tou Timou Tumou Tou, serta menolak keras paham radikalisme, fanatisme, isu SARA, kekerasan, intoleransi Pancasila, ketidakadilan dan segala bentuk korupsi kolusi dan nepotisme. Kegiatan jalan sehat diikuti oleh unsur Forkopimda Kota Tomohon, Ketua DPRD Kota Tomohon Ir Miky Wenur, Anggota DPD Sulut Ir Stefanus Liow,tokoh agama dan masyarakat, TNI, Polri, siswa, organisas masyarakat ,organisasi gereja berbagai denominasi agama serta masyarakat umum. (elk)

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.