Tragis… Kaki Terjepit Karang, Nelayan Bolsel Tewas Tenggelam

BOLSEL — Nahas dialami Frans Lahea (47) warga Salongo Kecamatan Bolaang Uki, Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel). Beniat mencari ikan persiapan pengucapan, dirinya mala tewas tenggelam saat memana ikan.

Dugaan awal, pria yang berprofesi sebagai nelayan ini, tak berdaya saat kaki kanannya terjepit karang. Jasad korban ditemukan, setelah dua hari tenggelam.

Informasi dirangkum dari kepolisian menyebutkan, sekira pukul 09.00 Wita, Jumat (30/6), Frans pergi ke Desa Biniha untuk mencari ikan di pantai desa setempat.

Sampai di Biniha, Frans tak langsung ke pantai. Dirinya nginap di rumah teman yang seprofesi dengannya.

Keesokan harinya, sekira pukul 08.30 Wita, Frans mengajak temannya ke pantai sambil membawa peralatan tanggap ikan berupa speargun. Sesampainya, Frans meminta temannya menuggu di darat karena dirinya takkan lama.

Menggunakan masker selam dengan panah ikan speargun, Frans mulai berjalan menuju laut.

Selang satu jam, temannya masih melihat Frans yang sudah berhasil mendapatkan beberapa ekor ikan, yang gantungnya pada seutas tali dan diikatkan di pinggangnya. Teman Frans yang sering di sapa Opo, masih tetap tenang.

Tiga jam berselang, Opo mulai khawatir karena Frans tak terlihat lagi. Opo semakin khawatir saat panggilannya tak disahut Frans. Saat itu juga, Opo menguhubungi istri Frans.

Tak hanya itu, Opo meminta warga sekitar untuk memantu mencari Frans. Pencarian hari pertama gagal. Frans tidak ditemukan.

Keluarga kemudian, meminta bantuan Polsek Bolaang Uki, Koramil Bolaang Uki dan Pemkab untuk membantu mencari Frans. Dua hari melakukan pencarian, akhirnya Frans ditemukan. Naasnya, Frans tidak lagi bernyawa.

Frans ditemukan dalam posisi telungkup, dengan kaki kanan terjepit di karang. Kepolsek Urban Bolaang Uki Kompol Baharudin Samin melalui Kepala Unit Reskrim Ipda Murdin Mansura, membenarkan adanya kejadian tersebut. Dituturkannya, korban ditemukan sekira 50 meter dari lokasi awal.

“Saat ditemukan korban sudah meninggal,” kata Murdin.

Lanjutnya, dari hasil visum luar, meninggalnya korban murni karena tenggelam karena tidak ditemukan adanya tanda tanda kekerasan di tubuh korban.

“Atas permintaan kelurga, tim medis hanya melakukan visum luar,” kata Murdin. (lel)

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.