Unima Gelar Ujian SBMPTN

TONDANO—Ujian Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) digelar di Universitas Negeri Manado (Unima), Selasa (16/5) kemarin. Pantauan wartawan, ribuan pelamar mahasiswa Unima berkumpul di kantor pusat hingga menyebar ke fakultas-fakultas.

Mereka mengaku was-was mengikuti ujian. “Karena yang akan diterima terbatas jadi khawatir jangan sampai tidak lulus. Tapi sebelumnya saya sudah mempersiapkan diri dan belajar keras. Jadi saya optimis bisa lulus dalam ujian SBMPTN ini,” ujar Indri Natalia pelamar mahasiswa di Fakultas Bahasa dan Seni, kemarin.

Karena merupakan seleksi nasional, maka SBMPTN ini dapat diikuti pelamar dari luar daerah Sulut. Oleh karena itu, sejumlah pelamar mengaku harap-harap cemas karena persaingan masuk perguruan tinggi negeri semakin sengit. “Dari luar daerah juga bisa masuk di sini. Padahal kuota terbatas. Tapi mudah-mudahan bisa lulus ujian,” harap Nando, lulusan SMA di Manado.

Sementara itu, ketua panitia penerimaan mahasiswa baru, Prof Dr Deitje A Katuuk MPd mengatakan, ujian SBMPTN telah berlangsung baik sesuai dengan rencana. “Ada ribuan pelamar yang mengikuti ujian ini. Baik dari dalam maupun luar daerah. Proses ujian sudah berlangsung dengan baik. Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung tes ini berjalan dengan lancar,” ujar Katuuk.

Diketahui, kepercayaan masyarakat Sulut terhadap Unima rupanya masih sangat tinggi. Meski mengalami transisi yang penuh gejolak tahun 2016 lalu, namun keinginan putra-putri Sulut bahkan dari luar daerah untuk kuliah di Unima tidak surut.

Malahan, jumlah pelamar di Kampus Biru membludak. Ribuan masyarakat dari dalam dan luar daerah berbondong-bondong masuk ke Unima melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), SBMPTN, dan seleksi mandiri Baku Bekeng Pande (B2P).

Untuk SNMPTN saja, sudah ada 2.026 pelamar yang dinyatakan lulus. Belum lagi ditambah dengan pelamar jalur seleksi SBMPTN dan B2P yang hari demi hari terus mengalami lonjakan. Tahun ini, Unima memang akan menjadi perguruan tinggi yang menerima mahasiswa baru terbanyak se-Sulut. Unima siap menampung 6.000 mahasiswa.

“Dari total kuota 6.000 tersebut, 70 persen diterima lewat jalur nasional dan 30 persen jalur mandiri. Jadi yang akan diterima jalur mandiri hanya sekitar 1.300 orang, tidak boleh lebih,” ungkap Pembantu Rektor Akademik ini.

Sebanyak 2.026 pelamar telah diterima melalui SNMPTN. Selanjutnya kata Katuuk, pelamar yang lulus SNMTPN  telah mendaftar kembali pada 16 Mei 2017 di Auditorium Unima. Sedangkan untuk jalur SBMPTN 2017, pendaftaran telah dibuka sejak 3 April 2017 dan pengumuman hasil pada 13 Juni 2017.

Sementara seleksi B2P pendaftaran telah dibuka 26 April hingga 31 Juni 2017. Seleksi ujian tertulis 03 Juli 2017, pengumuman hasil 30 Juli 2017, dan pembayaran SPP/UKT dari 10 hingga 30 Juli 2017.

“Sesudah pengumuman SNMPTN, Unima memang langsung membuka pendaftaran jalur mandiri. Jadi bagi calon mahasiswa secepatnya mendaftar sebelum kuota full. Karena jika sudah full, nantinya tidak akan diterima sesuai dengan program studi yang dipilih,” tambah Sekretaris Panitia Prof Arrijani.(inf)

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.