Waduh! Badak dan Vampir Dituntut Kasus Pembobolan Rumah

MANADO — GO alias Badak warga Tingkulu Kecamatan Wanea, dan RM alias Vampir asal Kabupaten Minahasa, menjalani siadang agenda tuntutan Selasa (1/8), kemarin. Jaksa Penuntut Umum (JPU) Remblis Lawendatu menuntut kedua terdakwa 2,6 tahun penjara, atas dugaan pembobolan rumah di Kelurahan Paniki Satu, Lingkugan II, Kecamatan Mapanget.

“Menyatakan kedua terdakwa, terbukti secara sah dan meyakinkan, melakukan tindak pidana melanggar pasal 363 ayat 2 KUHPidana sebagaimana dakwaan penuntut umum,” kata JPU disela-sela sidang.

Usai mendengarkan tuntutan, Mejelis Hakim ketua memberikan waktu kepada kedua terdakwa. Waktu diberikan satu pekan, untuk mengajukan pembelaan.

Diketahui, klakukan kedua terdakwa, tertuang dalam dakwaan JPU. Kejadian tersebut terjadi 21 November 2016, sekira pukul 02.30 Wita. Badak masuk ke rumah milik korban I Geofry Opy Pratasik, melalui jendela. Sementara Vampir menunggu dan memantau situasi di mobil yang disewa. Badak yang diketahui residivis sebanyak lima kali kasus pencurian, mulai beraksi. Televisi layar datar 42″, dan tiga smartphone berhasil digondol tanpa sepengetahuan korban. Setelah itu, keduanya pun ambil langkah seribu dengan hasil curian. Setelah mendapat laporan dari pemilik korban, polisi menangkap keduanya beberapa bulan kemudian. (air)

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.