Wakapolsek Remboken Ditabrak, Anggota Dianiaya Pemabuk

Wakapolsek Remboken luka-luka karena ditabrak pemabuk.

MINAHASA – Wakil kepala (Waka) Polsek Remboken,  Ipda Djofie Reppie, Kamis (17/08) kemarin, sekitar pukul 17.30 Wita ditabrak seorang pemabuk, lelaki FT alias Felix (29) warga DesaTalikuran, Kecamatan Remboken, Kabupaten Minahasa. Parahnya lagi, usai menabrak, Ipda Djofie Reppie, pelaku malah menganiaya, Bripka Rian Worek yang hendak menangkap pelaku tepatnya di jalan umum depan kantor camat Remboken.

Berdasarkan data dan informasi, awalnya jajaran Polsek Remboken menerima laporan adanya kasus penganiayaan yang terjadi di
jalan umum, depan kantor camat Remboken.

Korban VL alias Very (48) warga Desa Talikuran, Kecamatan Remboken dan VK alias Ventje (42) warga yang sama. Sedangkan para pelaku diketahui mengatasnamakan kelompok anak Timu Sendangan dan Leleko, satu orang, diantaranya berinisial MW alias Morthen warga  Desa Paslaten.

“Untuk korban VL mengalami luka memar di bagian mata, sedangkan VK luka dibagian kepala,” ungkap Wakapolsek Remboken,  Ipda Djofie Reppie.

Lebih lanjut, Reppie menjelaskan, setelah mendapatkan laporan,  personil Polsek Remboken diantaranya, Ipda Josafat Samurine, Aiptu Husye Kokong, Aipda Steven Kalangie, Bripka H. Ambalao dan Bripka Rian Worek langsung ke lokasi kejadian, mencari para pelaku penganiayaan.

Sialnya, jajaran Polsek Remboken bertemu seorang lelaki yang telah basah dan dirasuki minuman keras (Miras).

Spontan jajaran Polsek Remboken langsung mengamankan lelaki tersebut dan dimintai keterangan.

Mendapatkan jawaban yang tidak benar, jajaran Polsek Remboken kemudian menyuruh pelaku naik ke dalam mobil patroli.

Apesnya, saat akan dibawa ke Mapolsek untuk dimintai keterangan lebih lanjut, pelaku malah melarikan diri menuju sepeda motor metik miliknya. Tidak menghiraukan siapa yang berada di depan, pelaku kala itu malah menabrak Wakapolsek Remboken, Ipda Djofie Reppie.

Keduanya spontan terpental dan terjatuh. Untungnya korban tidak mengalami luka serius. Sedangkan pelaku sendiri kala itu langsung berdiri dan berusaha melarikan diri. Bripka Rian Worek yang kala itu berada di lokasi berusaha menangkap pelaku. Sialnya, Bripka Rian Worek malah dianiaya.

Atas tindakannya tersebut, Kanit Shabara Polsek Remboken, Aipda Steven Kalangie melakukan tindakan tegas dengan memberikan peringatan tembakan ke udara sebanyak dua kali, namun pelaku tetap berusaha lari.

Saat itu juga Kanit Shabara langsung melumpuhkan pelaku, dengan menembak mengenai kakinya atau tepat di tulang kering sebelah kiri. Pelaku kemudian langsung dibawa ke rumah sakit Bethesda Tomohon untuk mendapatkan perawatan medis.

“Bantuan medis diberikan Polsek Remboken sekaligus biaya perawatan pelaku. Namun dia pun ditahan atas tindakan  penganiayaan dan menabrak anggota Polsek Remboken,” jelas Waka Polsek Remboken,  Ipda Djofie Reppie.(rok)

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.