Warga Dambakan Pembangunan Lebih Manusiawi

SITARO — Bukan rahasia lagi jika kepemimpinan Bupati Toni Supit selama dua periode menjadi orang nomor satu di tanah Karangetang, Mandolokang dan Kolo-kolo (Sitaro), telah menghasilkan perubahan yang tidak sedikit.

Namun demikian, di balik sukses tersebut, sejumlah kalangan menilai, pembangunan yang dilakukan, khususnya di sektor infrastruktur, masih belum terlalu mengedepankan asas manfaat. Hal ini sebagaimana disuarakan Tokoh Masyarakat Tagulandang Selatan, Robert Lohonauman.

“Sudah banyak yang dibangun pemerintah kita saat ini, tapi bukan berarti sudah sempurna,” kata Lohonauman.

Diungkapkannya, justru banyak infrastruktur yang sudah selesai dibangun, namun asas manfaatnya tidak maksimal alias hanya dibiarkan begitu saja. “Saya melihat banyak bangunan yang justru mubazir. Misalnya, pos pengawasan yang di bangun di Bulangan, bangunan dua lantai di Pasar 66 Tagulandang, begitu juga dengan Pasar Mabura di Ulu. Itu merupakan sebagian contoh dari sejumlah proyek tabiar,” ujarnya.

Soal jalan lingkar Tagulandang, kata dia, memang harus diapresiasi. Namun, disatu sisi, ia juga menyayangkan kualitasnya yang jauh di bawah harapan.

“Pak bupati belum habis masa jabatan sementara jalan yang menghubungkan Bulangan dan Minanga sudah tidak bisa digunakan,” sebut eks pengurus PAC PDIP Tagulandang Selatan ini.

Memang, kata dia, itu bukan semata-mata karena bupati, namun menurutnya, jika kepala daerah punya good will dalam membangun daerah, maka proyek asal jadi serta mubazir tidak akan terjadi. Kontraktor atau dinas terkait pasti akan diwarning dan diminta bertanggungjawab terhadap proyek asal jadi itu.

“Saya hanya berharap mudah-mudahan orientasi dari jor-joran anggaran ke proyek infrastruktur dalam kurun waktu beberapa tahun ini, tidak didasari pada mengejar keuntungan pribadi atau kelompok lewat fee,” harapnya.

Oleh karena itu, berkaca dari kondisi yang ada saat ini, ia berharap proyek-proyek yang belum atau bahkan baru akan dikerjakan oleh kontraktor, bisa diperhatikan kualitasnya termasuk asas manfaatnya.

“Saya kira contoh proyek yang tidak sesuai dengan keinginan hati masyarakat ada banyak, belajarlah dari hal itu,” pinta pria yang getol menuntut keadilan di Pilkades Buha ini.

Sementara itu, representasi pemuda Tagulandang Utara, Rico Hari, ikut angkat bicara soal kondisi yang ada saat ini.

“Dari segi infrastruktur jalan, saya meminta agar pemerintah daerah lebih memperhatikan aspek keselamatan pengguna jalan, khususnya menyangkut kondisi tanjakan atau jalan yang menurun,” usul Hari.

Eks Ketua Persatuan Mahasiswa Tagulandang (Permata) ini menilai, sejauh ini jalan yang dibangun belum mengedepankan keselamatan pengguna jalan.

“Lihat saja tanjakan menuju wilayah Siau Utara (Kampung Lia) serta jalan baru yang menghubungkan kampung Minanga dan Bulangan, sangat terjal dan sudah berulangkali menyebabkan kecelakaan,” ujarnya.

Terkait kondisi jalan yang ada di Tagulandang, salah seorang pengusaha juga ikut angkat bicara.

Dibeberkannya, tidak jarang pihaknya harus menggunakan dua truk untuk mengangkut barang jika volume muatan besar. Hal ini dikarenakan medan yang sangat membahayakan.

“Padahal itu kalau medannya bagus, cukup diangkut dengan satu truk,” ujarnya sembari menyebutkan, kondisi serupa kemungkinan juga terjadi di Siau yang kondisi wilayahnya tidak jauh beda dengan Tagulandang.

Situasi ini sambung dia, berimbas pada meningkatnya biaya angkut yang otomatis ikut berpengaruh pada harga barang.

“Jadi maksud saya disini adalah, pemerintah daerah bisa mengkaji kembali penambahan dermaga penyeberangan, jangan hanya di Minanga untuk wilayah Tagulandang, harus ditambah lagi,” usulnya.

Begitu juga dengan di Siau, sambung dia, bukan hanya di Ulu, dermaga di Pehe juga bisa dimanfaatkan sehingga pengusaha di Siau Barat juga mendapat kemudahan, sehingga bisa menekan biaya angkut.

“Kalau pemerintah daerah punya keinginan yang kuat untuk menjadikan Sitaro lebih maju, saya yakin hal ini bukanlah sesuatu yang tidak mungkin,” kunci pengusaha yang meminta namanya tak dipublis ini. (ein)

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.