Warga Namitung Lolos dari Banjir Bandang

SITARO — Hujan yang mengguyur wilayah Siau kurang lebih 6 jam, sempat membuat warga Namitung, Kelurahan Bahu, Siau timur, yang pekan lalu sempat diterjang banjir bandang was-was.

Pasalnya, drainase yang sebelumnya sudah dibersihkan sesaat setelah musibah yang menerjang 12 rumah warga, pekan lalu, mulai terlihat tak mampung menampung debit air yang terus meningkat.

Namun beruntung pada akhirnya apa yang menjadi kekwatiran warga itu tidak terjadi. Hal ini turut dibenarkan Lurah Bahu, Deddy Pasandaran.

“Sempat ada kekwatiran awalnya, namun kini kondisi di wilayah sudah kembali normal,” kata Pasandaran, Senin (17/7).

Akan hal ini, dirinya pun mengaku berterima kasih kepada warga yang pada beberapa waktu lalu langsung mengambil tindakan melakukan normalisasi kali dari sisa-sisa lumpur dan material lainnya yang menghambat aliran air di kali.

“Kalau saja waktu itu tidak langsung kita sikapi dengan melakukan normalisasi atau pembersihan, maka bukan tidak mungkin hal serupa seperti minggu lalu, terjadi lagi,” sebutnya.

Lanjutnya, mengingat cuaca masih cenderung turun hujan, maka malam ini (Tadi malam, red), pihaknya akan melakukan pembersihan kembali, mengingat ada beberapa titik yang sudah tersumbat.

“Rencana juga kerja bakti akan dilakukan jam 7 pagi pada Rabu nanti, untuk membersihkan saluran kali kering, mengangkat material-material yang menghambat aliran air di sepanjang kali kering, utamanya di daerah perkebunan yang jauh dari pemukiman warga,” sebutnya.

Dilain sisi, pihaknya juga tetap mengingatkan warga untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan. “Yang tinggal di pinggiran kali atau di bawah lereng bukit, diharapkan untuk tetap waspada,” pungkasnya.

Sekedar diketahui, hujan deras juga menyebabkan Akses jalan utama Ulu-Talawid-Ondong via Biau terputus lantaran longsor. (gus)

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.