Waspada DBD Mewabah, Ini Jumlah Kasus Boltim 2017

BOLTIM—Masyarakat di Kabupaten Boltim harus waspada terhadap penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD). Pasalnya, akhir-akhir ini penyebaran virus yang disebabkan nyamuk Aedes aegypti semakin berkembang biak.

Informasi yang diperoleh Indo Post, hingga Mei 2017 ini sudah sebanyak 19 kasus teridentifikasi di Boltim. Angka tersebut bakal menjadi lebih tinggi dari tahun sebelumnya sebab pada 2015 lalu terdata hanya 43 kasus dan 2016 sebanyak 61 kasus. “Tentunya jika tidak diantisipasi secara cepat pasti akan semakin menyebar,” ujar Adi tokoh pemuda Tutuyan.

Sementara itu, terpantau baru-baru ini kasus DBD tersebar di Desa Tutuyan III, Kecamatan Tutuyan. Taufik Dilapanga, salah satu bocah di desa tersebut teridentifikasi positif terserang penyakit berbahaya tersebut. “Awalnya, saya perkirakan panas biasa, hingga memutuskan bawa ke mantri. Namun sudah berjalan tiga hari, tidak ada perubahan, maka memutuskan untuk diperiksa ke dokter,” ungkap Nasrudin Dilapanga, orang tua Taufik.

Dilanjutkan Nasrudin, saat dibawa ke Puskesmas Tutuyan, dokter menyarankan untuk dirujuk ke rumah sakit terdekat. “Hasilnya setelah diperiksa positif DBD dan Tipes. Anaknya mengalami penurunan badan satu kilogram karena sudah seminggu menderita DBD,” katanya.

Dinas Kesehatan Boltim melalui Kepala Bidang Pencegahan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Serta Wabah Sammy Rarung mengungkapkan, kasus tersebut sudah ditindaklanjuti dengan pengasapan yang dilakukan Selasa (16/5) kemarin. “Jadi radius 100 meter dari rumah penderita akan dilakukan pengasapan. Tim juga sudah melaksanakan pemeriksaan di rumah penderita,” ujarnya. “fogging akan dilakukan sebanyak dua kali,” tambahnya.

Dilanjutkannya, DBD disebabkan oleh perubahan iklim dan perilaku hidup masyarakat. “Dinkes Boltim terus melakukan sosialisasi tentang menguras, menutup dan mengubur atau 3M melalui bantuan kader juru pemantau jentik yang tersebar di 80 desa di Boltim,” tutup Rarung. (iki/jly)

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.